Pages

Wednesday, October 17, 2012

Kepala Kantor Kesra Ponorogo Mengundurkan Diri

Ponorogo - Kepala Kantor Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Wahyu Ari Basuki, mengundurkan diri dari jabatan yang diembannya karena menerima "ratusan" proposal fiktif dari sejumlah pihak yang mengatasnamakan kelompok masyarakat tertentu di daerah tersebut. "Benar, kami menerima pengundurannya sekitar dua pekan lalu," jawab Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Ponorogo, Saifurrohman, Jumat. Ia tak menjelaskan secara rinci alasan pengunduran diri tersebut, terutama menyangkut rumor bahwa Wahyu Ari Basuki mengalami tekanan akibat "serbuan" proposal bantuan yang masuk ke meja kerjanya dengan mengatasnamakan kelompok tertentu. Saifurrohman berdalih, Wahyu mundur dari jabatan Kepala Kantor Kesra karena menderita sakit sehingga tidak bisa menjalankan tugas secara optimal. "Bukan tidak mampu, tapi sakit," tukasnya memotong pertanyaan wartawan. Meski telah absen dari kantor selama dua pekan, namun surat pengunduran diri Wahyu Ari Basuki belum dikabulkan. Pihak BKD memastikan surat permohonan pengunduran diri itu sudah diproses, namun keputusan akhir menjadi kewenangan sepenuhnya Bupati Ponorogo. Karenanya, Saifurrohman juga enggan membicarakan nama calon pejabat pengganti apabila Wahyu Ari Basuki resmi dinyatakan mundur. "Pak Bupati maupun Baperjakat (badan pertimbangan jabatan dan kepangkatan) belum membahas soal itu," imbuhnya. Informasi dari sumber internal Kantor Kesra Kabupaten Ponorogo, Wahyu Ari Basuki mengundurkan diri karena tertekan dengan banyaknya proposal permohonan bantuan dana untuk kegiatan atau pembangunan ke mejanya. Wahyu tidak mau menyetujui permohonan bantuan itu karena tidak berani mempertanggungjawabkan dampak pengeluaran yang bersumber dari uang rakyat tersebut. "Pak Wahyu orangnya lurus. Dia tidak mau mengabulkan permohonan bantuan yang jumlahnya ratusan. Namun hal itu membuatnya mendapat banyak tekanan dari kalangan dewan (DPRD), LSM, serta organisasi massa yang tidak jelas. Stres sekarang dia," tutur sumber di Kantor Kesra yang tidak mau disebut namanya. sumber : http://www.antarajatim.com

No comments:

Post a Comment